Senin, 21 Februari 2011

veteran Ray McGovern berdarah dan Ditangkap Pada Pidato Clinton

Sebagai Sekretaris Negara Hillary Clinton memberikan sambutannya di George Washington University kemarin mengutuk pemerintah bahwa penangkapan pemrotes dan tidak mengizinkan kebebasan berekspresi, 71 tahun Ray McGovern itu menyambar dari penonton dalam pandangan polos-nya oleh polisi dan seorang pejabat tak dikenal di polos baju, dikasari dan meninggalkan perdarahan di penjara. Dia tidak pernah berhenti berbicara. Ketika Sekretaris Clinton mulai pidatonya, Mr McGovern tetap berdiri diam di penonton dan berbalik. Mr McGovern, seorang perwira Angkatan Darat veteran yang juga bekerja sebagai CIA analis selama 27 tahun, mengenakan Veteran untuk Perdamaian t-shirt.
Buta-sisi oleh aparat keamanan yang menerkam kepadanya, Mr McGovern berkomentar, karena ia diseret keluar dari pintu, "Jadi, ini adalah Amerika?" Mr McGovern ditutupi dengan memar, lecet dan kontusio ditimbulkan dalam serangan itu.
Mr McGovern yang direpresentasikan oleh Kemitraan untuk Keadilan Sipil Fund (PCJF). "Ini adalah definisi akhir dari lip service bahwa Menteri Luar Negeri Clinton akan menjadi terompet kekhawatiran pemerintah AS seharusnya hak-hak kebebasan berbicara dan orang ini akan secara simultan brutal dan ditangkap karena terlibat dalam tindakan damai dari perbedaan pendapat di pidatonya," ujar pengacara Mara Verheyden-Hilliard dari PCJF tersebut.
Mr McGovern sekarang bekerja untuk Katakan Firman, lengan penerbitan Gereja ekumenis Juruselamat di lingkungan Morgan Adams dari Washington, DC

Tidak ada komentar:

Posting Komentar